Cara Mengukur Silinder Pada Mesin
1. Langkah-langkah penyetelan cylinder bore gauge.
Untuk melakukan penyetelan, kita harus mengetahui lebih dulu berapa diameter blok mesin yang akan kita ukur. Diameter standar bisa diketahui dengan melihat spesifikasi teknis mesin atau mengukur secara langsung dengan vernier caliper. Pengukuran menggunakan vernier caliper hanya sebagai acuan karena akurat.
Setelah terpasang, maka set dial gauge ke angka 0 mengunakan mircrometer. Posisikan outer micrometer pada ukuran 63,05mm, masukan replacement rod pada timble micrometer. Maka measuriang point akan bergerak dan jarum dial gauge ikut bergerak. Set skala dial gauge ke posisi 0 pada jarum dial gauge.
2. Langkah pengukuran diameter silinder.
Langkah pengukuran di dalam silinder. Ada 3 posisi pengukuran tiap silinder pada sumbu X dan Y masing-masing posisi diatas, tengah dan bawah. Sumbu X ada sumbu yang memotong mesin secara melintang atau horizontal. Sedangkan sumbu Y adalah garis yang memotong mesin secara vertikal atau memanjang.
Cara mengukurnya masukkan cylinder bore gauge ke dalam silinder. Kemudian, goyangkan alat ini ke kiri dan ke kanan sambil memperhatikan titik terjauh jarum bergerak. Karena titik ini akan menunjukkan selisih diameter, silinder dengan diameter standar. Lakukan pengukuran ini pada tiap posisi masing-masing silinder.
Untuk menghitung Keovalan, kita perlu mencari selisih antara pengukuran diameter sumbu X dan sumbu Y pada tiap posisi. Sementara Ketirusan, dapat kita ketahui dengan mencari selisih pengukuran diameter atas dan bawah pada 1 sumbu.



Komentar
Posting Komentar